Rabu, 29 Juli 2015

Komunitas Pondok Pena, Heru Mulyadi

Menanam Sajak-sajak di Kebun
; Heru Mulyadi

Di bawah naungan caping pertanahan digemburkan cinta dan kasih sayang
Penyair agung menulis syair-syair di alam raya
Benih-benih sajak ditebar si petani dalam persemaian di kebun puisi
Benih-benih itu tumbuh berpupuk keringat dan doa
Nyalanglah matamu pada alam raya
Jerih payah manusia caping yang
Menumbuhkan puisi-puisi di alam raya sehingga
Puisi-puisi mereka menghijaukan kebun-kebun, pematang, dan tubuh bumi

Lalu bisa kan menghargai mereka dengan berhenti menjadi tikus di kebun mereka?
Kalian membuat sajak-sajak mereka rumpang
Kalian membuat musikalisasi puisi mereka sumbang
Nada-nada penyair yang indah itu, berubah jerit dan tangis


Pondok Pena An-Najah, 6-Juni-2015